AstreDiaries

Forever With 비에이피 ♥ 방용국 ♥ Proud To Be a MILANISTI

To All My Ex Boyfriend


Entah kerasukan setan apa sampe aku nulis surat buat mantan-mantanku ini. Tapi dari dulu aku emang pengen banget bikin surat untuk mereka. Buat jelasin kesalah-pahaman yang emang ga bisa atau belum sempet aku jelasin. Buat rasa sakit atau bahagia yang ga pernah tersampaikan.

Jujur aja, sebenernya mantanku lebih banyak dari ini. Beberapa dari mereka berasal dari dunia maya. Meski dari dunia maya, bagiku mereka bukan maya. Karna yang ada di balik maya ada seseorang yang benar2 hidup, nyata.

Mantan.

Apa yang ada di pikiran kalian saat aku menyebut kata mantan?

Masa lalu?
Kesalahan?
Gagal move on?

Bagiku, mantan adalah bagian yang terpecah dari perasaanku. Saat aku punya pacar yang cuek dan jaim, aku pengen punya pacar yang perhatian. Tapi sekalinya punya pacar yang perhatian, orangnya terlalu posesive. Begitupun waktu aku punya pacar dengan wajah yang bisa di bilang pas-pas-an, aku pengen punya pacar yang yah… setidaknya bisa di pamerin-lah. Tapi punya pacar ganteng juga ga selalu enak. Selalu was-was dia kegoda cewek lain, takut dia selingkuh. Perasaan semacem itu. Yang intinya, aku ga pernah puas dengan apa yang aku dapet, dengan apa yang aku punya.

Sampe akhirnya aku sadar, kalo di dunia ini gada yang sempurna. Seorang pangeran kaya, berkuda putih, tampan, yang hanya akan mencintaiku sampai mati, seperti yang ada di dalam impianku. Tidak ada hal seperti itu di dunia ini.

Karna setiap manusia di ciptakan memiliki kelebihan lengkap dengan kekurangannya. Semakin aku mencari yang terbaik, semakin sulit di temukan. Karna tanpa sadar kita, atau mungkin lebih tepatnya aku, menjadi seorang pemilih.

Dan semakin aku memikirkannya, aku mulai memahami satu hal. Allah tidak memberi apa yang aku inginkan, tapi apa yang aku butuhkan.

Riccardo Izeczon Dos Santos Leite (Kaka’). Uda ganteng, taat agama, terkenal, kaya lagi. Siapa yang ga pengen punya pendamping hidup seperti dia? Aku pengen. Aku mau. Tapi, Allah yang jauh lebih tau bagaimana aku, menggariskan takdirku untuk bertemu dengan orang yang hanya memiliki tanggal lahir yang sama dengan Kaka. Dia sama sekali bukan orang yang aku inginkan. Tapi aku selalu berpikir bahwa Allah tau apa yang terbaik untukku. Jadi aku hanya mencoba menjalani garis takdir yang sudah Allah tentukan. Karna mungkin aku membutuhkan orang ini di masa depan dan akhiratku.

Kalau sejak awal aku tau siapa jodoh yang sudah Allah takdirkan untukku, mungkin aku tidak akan pernah melakukan kesalahan dengan mengenal dan bertemu dengan mereka [mantan2ku]. Kalau sejak awal setiap manusia tau jalan hidupnya, mereka tidak akan pernah melakukan kesalahan, dan tidak akan pernah belajar dari setiap kesalahannya. Tapi karena jodoh, hidup, dan mati ada di tangan Allah, aku besyukur bisa mengenal mereka.

Karena mereka, aku bisa belajar yang namanya kesabaran, kesetiaan, ketulusan, kebohongan, rasa sakit, kebahagiaan, pertemanan, dan segala rasa yang belum pernah aku tau sebelumnya. Meski bahkan di antara mereka ada yang aku benci dan masih ada yang aku sayang sampe sekarang, tapi tetep aja mereka pernah mengisi hari-hariku dan menjadi bagian dari hidupku.

Untuk mereka yang pernah singgah di hidupku. Pernah menetap di hatiku. Dan pernah meninggalkan kenangan di pikiranku:

1. Adi
2. Ryo
3. Rohman
4. Wandi
5. Yusuf
6. Yahya
7. Adhit

Terimakasih untuk semuanya. Kenangan tentang kalian, akan aku simpan rapat-rapat di sebuah kotak kecil yang aku tempatkan di salah satu ruangan, di sudut hatiku. Dan sesekali akan aku buka jika aku merindukan kalian. Aku tidak akan membuang kenangan itu, karna bagaimanapun kenangan adalah bagian dari masa laluku. Karna masa lalu bukan untuk di kenang, tapi membiarkannya menjadi sebuah kenangan.

Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: