AstreDiaries

Forever With 비에이피 ♥ 방용국 ♥ Proud To Be a MILANISTI

Just Don’t Go! Cause I Have Give ‘me’ To You


Pria berkaos putih itu tampak begitu tampan dengan sebuah jas biru pucat dan denim putih. Ia terlihat baru saja keluar dari toko kue dengan membawa sekotak tart berbentuk hati. Ia melangkah mantap menuju sebuah rumah yang letaknya hanya berjarak dua ratus meter dari toko kue.

Sebelum masuk, pria itu sempat merapikan jasnya. Setelah membuka pintu, ia di sambut oleh seorang gadis yang tengah duduk sambil menunggu kedatangannya. Gadis itu memakai dress sifon putih panjang dengan manik-manik yang berwarna senada dengan jas pria di hadapannya.

Barukali ini. Benar-benar baru kali ini keduanya nampak berpakaian senada seperti itu. Sebelumnya, mereka tidak pernah mau. Mereka bahkan mengatakan jika memakai barang yang sama adalah hal noraknya yang biasa di lakukan anak-anak sekolah.

Sang gadis nampak tersenyum saat pria itu menghampirinya. “Kau tampak senang,” ujar pria itu. Bukan pertanyaan, tapi pernyataan.

“Ish!” Kesal So Hee — gadis itu berdesis tak suka mendengar pernyataan sepele pria dihadapannya.

Pria itu tersenyum, tampak sengaja membuat So Hee kesal. Seperti sebuah pemandangan menarik baginya ketika mendapati wajah kekasihnya itu sedang kesal. Lucu dengan pipi mengembung dan mata tunduk ke bawah. Diam, tapi pasti banyak mengumpat dalam hati.

“Won’t make a wish… my fairy? That fire will die.” Ujar pria itu — Yongguk setelah ia menyalakan api.

So Hee memejamkan matanya sejenak, berucap satu permintaan yang mungkin terdengar curang. Sedikit, namun di dalamnya ada begitu banyak makna, ‘terima kasih sudah memberikan sesuatu yang bahkan tidak berani aku minta, Tuhan’, So Hee tersenyum, lalu meniup dua lilin kecil di atas tart cantik itu.

“Boleh aku tahu apa keinginanmu?” Yongguk menarik tangan So Hee untuk di genggamnya.

“Tidak. Aku rasa cukup hanya aku dan Tuhan saja yang tahu.”

Yongguk tertawa ringan, tidak merasa kecewa meski So Hee tidak mau jujur. Sebenarnya ia sudah bisa menduga apa yang akan gadisnya itu katakan, tapi tetap saja ia ingin bertanya.

“Oke. Actually, I have a little stress… hm, I just have this for you.” Yongguk lantas mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna merah yang secara kasat mata orang lain bisa menduga apa isi yang ada di dalamnya. Antara cincin, kalung, atau perhiasan semacam itu.

So Hee sempat bingung. Ia sudah pernah mendapat hadiah seperti itu sebelumnya, sebuah cincin perak yang kini melingkar di jari manisnya. So Hee yakin kalau Yongguk tidak akan memberikan hadiah yang sama. Jadi, kira-kira benda apa yang ada di dalam kotak itu? Sebelum rasa penasarannya semakin besar, So Hee memutuskan untuk segera mencari jawabannya. Dengan cepat, So Hee mengambil kotak itu lalu membukanya.

“Eum?” So Hee mengerutkan kening. Ia lantas mengeluarkan sebuah foto kecil berukuran 3×4. Foto Yongguk. So Hee tersenyum tipis, lantas menatap pria di hadapannya dengan lembut.

Yongguk mengangguk pelan, “aku meletakkan diriku disana,” ucapnya sambil terseyum, tersipu malu. “apapun yang terjadi di masa depan, jangan pernah pergi meninggalkanku, karena aku telah menyerahkan ‘diriku, hidupku’ untukmu,” tutupnya kemudian mendekatkan wajahnya ke arah So Hee. Mengecup kening gadis itu dengan sangat sangat sangat… lama.

END

2 Komentar

  1. aiihh lumayan xDD edisis birthday sohee :v
    hbd emak sayang :* wish you all the best❤❤
    lvoe youuuu

  2. ddd

    Aaaaaa manis bgt gila

Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: