AstreDiaries

Forever With 비에이피 ♥ 방용국 ♥ Proud To Be a MILANISTI

BangHee Series: Chapter 1 :: Shady Lady


CHAPTER 1: Shady Lady

Niga eolmana yeppeunji neon wae molla
Mengapa kau tidak tau betapa cantiknya dirimu

Bujokhan geotman boiji nega gajin geol mot bwa
Kau hanya melihat kekuranganmu, mengapa kau tidak bisa melihat, apa yang kau miliki

Ni ipsul, ko, nunsseop jeonbu da
Bibirmu, hidungmu, alismu, semuanya

Kiss hago sipeo hanahana da
Aku ingin mencium mereka, setiap bagian dan semuanya

Nuga mwora haedo neon imi wanbyeokhae
Tidak masalah apa yang orang katakan, kau selalu sempurna

Niga nae pume itdamyeon nan geugeollo manjokhae
Jika kau ada dalam pelukanku, aku akan puas dengan itu

Kim Himchan tersenyum saat melihat gadis yang berdiri tak jauh darinya juga tersenyum. Sayangnya gadis itu tidak tersenyum untuknya. Melainkan untuk tamu yang berani membayar mahal agar bisa masuk ke sebuah klub malam di kawasan elit di distrik Gangnam, Seoul.

“Jung SoHee, bagaimana kau bisa tersenyum seperti itu?” Cibir Himchan sebelum kembali menenggak botol vodka ke-empatnya malam ini.

Selalu seperti itu. Hampir setiap malam. Setelah putus dari SoHee, Himchan lebih suka menghabiskan waktunya di klub malam tempat gadis itu bekerja. Sekedar untuk melupakan masalah yang sedang dihadapinya dengan minuman, sekaligus agar ia tetap bisa menjaga, mengawasi, melepas rindu, serta berbagai macam alasan lain untuk melihat gadis yang masih dicintainya itu. Dan pada akhirnya, Himchan akan pulang larut malam, menjelang pagi jika boleh ditambahkan. Dengan keadaan mabuk, tak sadarkan diri.

Ponsel pintar Himchan berkedip beberapa kali. Menandakan jika ada panggilan masuk. Himchan melihat sekilas, lalu kembali mengabaikannya tanpa berniat menyentuh sedikitpun.

Choi Moo Hyun. Nama yang tertera di layar ponsel Himchan. Gadis yang dengan repot-repot dipilih secara langsung oleh kedua orang tua Himchan. Gadis yang digadang-gadang mampu menyelamatkan StrongBabe Corporation yang kini dalam kondisi sekarat. Gadis yang secara kasat mata sudah menggantikan posisi SoHee sebagai tunangan seorang Kim Himchan.

“Maaf tuan, bisa anda lepaskan tangan anda? Saya harus melayani tamu yang lain.” Pinta SoHee halus pada salah satu tamu yang sedang dilayaninya. Sungguh, Himchan paling tidak suka melihat SoHee terjebak dalam situasi seperti itu. Diantara pria-pria brengsek yang hanya bisa menghambur-hamburkan uang. Karna memang tidak seharusnya SoHee bekerja di klub malam menjijikkan seperti itu, sekalipun tempat itu tidak bisa dimasuki sembarang orang.

Himchan sangat tidak rela saat melihat pelanggan `nakal` yang coba menggoda ataupun menyentuh sejengkal-pun kulit SoHee. Tapi apa yang bisa ia lakukan?

Himchan ingin menolong SoHee dan melindunginya, tapi Himchan takut apa yang dilakukannya itu malah akan menyusahkan SoHee. Seperti yang pernah ia lakukan saat memukul seorang tamu di Restoran tempat SoHee bekerja sebelumnya. Hanya karna tamu itu berani membentak SoHee. Hasilnya? Gadis itu langsung dipecat karna kejadian itu.

SoHee adalah sekertaris Himchan. Ah tidak, mantan sekertaris lebih tepatnya. Mantan sekertaris yang juga menjabat sebagai mantan kekasih Himchan. Semua berjalan lancar dan baik-baik saja awalnya. Bahkan kedua orang tua Himchan sudah merestui hubungan mereka.

Tentu saja hal itu terjadi sebelum StrongBabe Corporation mengalami krisis hingga terancam bangkrut. Hingga satu-satunya jalan untuk menyelamatkan enam ribu karyawan yang tersebar diseluruh penjuru Seoul hanya dengan menerima investasi dari konglomerat Choi Yoon. Catat, tentu dengan persyaratan yang sudah ditentukan -mengorbankan Himchan.

“Hee-ya, aku ingin bicara denganmu.” Himchan menahan tangan SoHee saat gadis itu berjalan melewatinya begitu saja.

“Sudah larut malam. Cepat pulang. Ayahmu pasti menunggu dengan khawatir.” Tolak SoHee. Himchan bisa mendengar dengan jelas jika suara gadis itu gemetar. Himchan juga tau jika perasaan SoHee sama sekali tidak berubah. Sama seperti perasaannya, yang juga masih mencintai SoHee.

“Baiklah, aku akan pulang. Tapi besok aku akan menjemputmu.” Tanpa menunggu jawaban SoHee, Himchan berlalu pergi. Himchan tidak mau mendengar penolakan dari gadis itu.

******BangHee******

Choi Moo Hyun berjalan dengan elegan saat memasuki gedung StrongBabe Corporation. Rambut coklat keemasannya ia gerai, sementara kacamata hitam bertengger angkuh di atas kepalanya. Beberapa karyawan yang berpapasan dengannya menunduk hormat. Tidak ada yang satu karyawanpun yang tidak mengenal Moo Hyun, yang notabane adalah calon nyonya besar penerus StrongBabe Corporation.

Moo Hyun melangkah dengan pasti ke sebuah ruangan yang sudah sebulan ini didatanginya setiap hari. Tanpa menunggu persetujuan dari sekertaris yang duduk disudut ruangan, Moo Hyun masuk begitu saja ke dalam ruangan Himchan.

“Sayaaaaanngg.” Teriakan Moo Hyun menggema diseluruh ruangan. Gadis itu celingukan kesana kemari mencari sosok Himchan, yang nyatanya tidak ada diruangannya. Moo Hyun berjalan keluar, menghampiri sekertaris Himchan yang menunduk ketakutan.

“Mana bosmu?” Tanya Moo Hyun, masih dengan gayanya yang elegan pada sekertaris baru Himchan. Posisi yang selama tiga tahun ini ditempati oleh SoHee itu kini sudah berganti pemilik sebanyak tiga kali. Kepergian SoHee rupanya membawa dampak yang buruk bagi Himchan. Salah satunya, pria itu menjadi lebih sering uring-uringan. Hingga siapapun yang menjadi sekertarisnya merasa tidak tahan bekerja dengannya.

“Bos belum datang nona.” Jawab sekertaris itu ragu.

Sekilas Moo Hyun melirik jam yang melingkar ditangan kirinya. “Tapi ini sudah jam sebelas siang!!” Bentaknya.

“Moo Hyun-ah. Kau disini?” Sapa Yong Hwan, CEO StrongBabe yang akan menjadi calon mertuanya.

“Ah, abeonim?” Moo Hyun menunduk hormat lalu menghampiri pria itu.

“Abeonim mau kemana? Terlihat…. sangat rapi.” Tanya gadis itu setelah melihat penampilan Yong Hwan dari atas ke bawah.

“Hh? Abeonim akan bertemu dengan seseorang, sekalian makan siang. Kau mau bertemu dengan Himchan, kan?” Jawab Yong Hwan gugup, seperti sedang menyembunyikan sesuatu. Tepat saat itu pintu lift terbuka dan muncul Himchan. Namja itu tidak datang sendirian. Ia membawa SoHee ikut bersamanya.

“Kim Himchan!! Apa yang kau lakukan dengan membawa gadis ini datang lagi kesini!” Suara Yong Hwan naik beberapa oktaf melihat Himchan tak kunjung melepaskan genggaman tangannya dari tangan SoHee.

“Abeoji! Asal aku mau menuruti semua perintah Abeoji, bukankah SoHee tetap menjadi sekertarisku? Itukan perjanjian kita sebelumnya?” Teriak Himchan tak mau kalah. Beberapa karyawan berkumpul dan saling berbisik untuk melihat drama keluarga ini.

“Tidak masalah jika kau ingin gadis ini tetap menjadi sekertarismu. Asal kau mau menikah lebih cepat denganku. Bagaimana jika…. besok?” Sahut Moo Hyun enteng. Satu sudut bibirnya terangkat ke atas, tersenyum miring.

“Gadis ini?? Hei, gadis yang ada disampingku ini adalah satu-satunya gadis yang aku cintai. Namanya Jung SoHee! Dan dengar, aku tidak akan menikahimu!”

PLAKKKK!!!!!

Sebuah tamparan tepat menyentuh pipi mulus Himchan. Menimbulkan bekas merah yang membentuk tangan Yong Hwan. “Jaga ucapanmu!” Bentak pria paruh baya itu.

“Hentikan!” Teriak SoHee tiba-tiba.

“Aku sudah muak dengan semua ini. Kenapa kalian membuat hidupku menderita? Cukup! Aku tidak ingin terlibat lagi dengan urusan pribadi keluarga kalian. Sajangnim, jika aku mau, aku bisa saja kabur bersama Himchan. Tapi aku masih memegang teguh janjiku padamu. Dan kau Kim Himchan, aku mohon lepaskan aku. Aku tidak bisa bernafas.” SoHee berusaha melepaskan genggaman Himchan yang membuat tangannya membekas merah karna saking eratnya genggaman tangan Himchan.

“Dan kau nona Choi yang terhormat, namaku Jung SoHee. Ingat itu baik-baik dalam ingatanmu. Permisi.” SoHee pergi menjauh meninggalkan Himchan dan Ayahnya, juga gadis bernama Moo Hyun yang hanya bisa menggigit bibir bawahnya, kesal.

******BangHee Series******

Jung Daehyun berdecak saat nomor ponsel yang sedang ia hubungi mendadak sibuk. Dengan cepat Daehyun masuk ke dalam mobil, melemparkan ponselnya ke dasbor dengan kesal dan mulai memutar kemudinya meninggalkan lokasi taman kanak-kanak yang sudah mulai sepi itu.

Tak lama kemudian ponsel Daehyun berdering. Setelah melihat nama si penelpon, dengan gerakan cepat Daehyun mengalihkan panggilan pada earphone bluetooth-nya.

“Kemana saja? Kenapa tidak mengangkat telponku?” Daehyun berdecak sebal yang hanya mendapat gumaman maaf dari sang penelfon.

Daehyun mengernyit saat mendengar nada suara aneh dari ujung telfon. “SoHee-ya, kau baik-baik saja?” Tanyanya kemudian, melupakan apa yang ia kesalkan sebelumnya.

“Yah, aku baik-baik saja. Ada apa oppa?”

Daehyun tau jika SoHee sedang berbohong. Tanpa pikir panjang, pria itu mendadak menginjak rem lalu memutar arah. Membuat beberapa pengendara mobil yang lain membunyikan klakson sambil membuka jendela untuk mengumpat Daehyun yang sama sekali tidak diperdulikannya.

“Kita bertemu di tempat biasa.” Ucap Daehyun tegas lalu mematikan sambungan telponnya.

Dua puluh menit kemudian, Daehyun sudah duduk dihadapan SoHee. Menatap gadis itu yang sedari tadi hanya diam, menunduk.

“Kau tadi menangis, kan?” Tuduh Daehyun yang memang benar adanya. SoHee mengangguk lemah. Bisa saja ia berbohong, tapi tidak ketika ia berhadapan dengan pria itu.

“Biar ku tebak. Karna Kim Himchan, lagi?” Tanya Daehyun, dan lagi-lagi SoHee mengangguk lemah.

Daehyun menghempaskan tubuhnya ke sandaran kursi dibelakangnya. “Kenapa kau tidak mau tinggal denganku? Dengan begitu ia tidak akan berani mendatangimu, apalagi membuatmu menangis seperti ini.” Daehyun mengusap wajahnya kasar. Kentara sekali jika ia sedang kesal.

“Dan membuat Gi Yun eonnie dan Hyun Ra merasa tidak nyaman?” Potong SoHee yang membuat wajah Daehyun terlihat semakin kusut. Ada sesuatu yang Daehyun sembunyikan dari SoHee. Alasan tentang perubahan sikap Gi Yun dan Hyun Ra, yang tidak mungkin Daehyun katakan pada gadis itu. Sementara SoHee sendiri masih tidak tau apa yang membuat kakak iparnya itu berubah dingin.

Ditempat yang sama, seorang pria dengan wajah tak kalah frustasi dari Daehyun memohon penuh harap pada pria paruh baya yang duduk dihadapannya. Beberapa makanan mahal yang dipesannya sama sekali belum tersentuh. Terjadi perdebatan sengit di antara keduanya yang membuat beberapa pengunjung mau tidak mau memperhatikan mereka.

“Eh, sepertinya aku mengenal orang itu. Bukankah itu mantan calon mertuamu?” SoHee memutar kepalanya, melihat ke arah yang ditunjuk Daehyun. Dan benar saja, SoHee melihat Yong Hwan sedang bersama seorang pria yang gadis itu perkirakan seumuran dengan Himchan. Seorang pria asing, yang tidak pernah SoHee lihat sebelumnya.

“Bukan. Dia hanya mantan big bosku saja.” Sahut SoHee, lebih suka memakai kata mantan big bos daripada mantan mertua.

Pria yang ada dihadapan Yong Hwan itu melempar selembar kertas, yang SoHee duga sebagai sebuah cek. SoHee yakin akan hal itu karna ia juga pernah mengalami perlakuan yang sama seperti yang di dapat pria itu.

“Aku tidak butuh cek. Eomma tidak membutuhkannya. Bahkan disaat darurat seperti ini, permintaan kecil eomma-pun tidak menggerakkan hati anda. Apakah waktu yang anda miliki begitu berharga dibandingkan keinginan terakhir eomma, appa? Mungkin ini adalah terakhir kali saya memanggil anda dengan sebutan seperti itu. Karna anda sendiri yang membuat saya membenci anda. Permisi.” Ujar pria itu dengan rahang yang mengeras. Menahan rasa kesal, kecewa, marah, sedih, frustasi, menjadi satu pada sosok pria paruh baya yang duduk didepannya dengan sorot mata syok.

******BangHee Series******

“Hai Jay, sudah lama tidak bertemu.” Sapa Eun Soo saat seorang pria berwajah tampan membuka pintu.

“Hei ini bukan Aussie, kau tidak perlu memanggilku seperti itu. Panggil saja Yongjae.” Ujar pria itu sambil mempersilahkan gadis cantik itu masuk.

“Woaa aku merindukan tempat ini, anak-anak, juga…..”

“Eun Soo-ya!” Teriak seorang pria lain dari lantai atas. Membuat Yongjae dan gadis bernama Eun Soo itu mendongak. Seorang pria bertubuh atletis sedang sibuk menggendong anak kecil dipunggung belakangnya.

“Jongup oppa milikku.” Sahut gadis kecil yang ada dibalik punggung Jongup.

“Tapi oppa mencintai gadis itu.” Ujar Jongup, membuatnya mendapat pukulan dari gadis kecil yang ada dipunggungnya itu.

“Kalau begitu cepat turunkan aku. Aku tidak suka lagi denganmu. Lebih baik aku menyukai Yongjae oppa saja.” Oceh gadis kecil itu yang membuat Jongup, Eun Soo, dan Yongjae tertawa.

Ketiganya memang berteman sudah cukup lama. Namun baru setahun terakhir ini Jongup resmi menjadi kekasih Eun Soo. Berasal dari keluarga terpandang, Moon Jongup memiliki sebuah panti asuhan yang ia kelola bersama teman baiknya, Yongjae. Seperti saat ini, ketika ia sedang memiliki waktu luang, Jongup lebih suka menghabiskan waktunya bersama anak asuhnya.

“Kapan kau sampai?” Tanya Yongjae pada Eun Soo.

“Baru saja, dan aku langsung kemari. Aku tau Jongup ada disini, karna itu aku ingin memberinya kejutan.” Ujar Eun Soo girang karna rencananya berhasil.

“Apa kau tau jika aku sangat sangat sangat merindukanmu.” Jongup mengulurkan tangannya pada Eun Soo dengan gaya dan nada bicara yang di dramatisir. Membuat Yongjae terkekeh melihatnya.

“Yakk! Itu menjijikkan. Atau kau mau merasakan tajamnya heelsku?” Ancam Eun Soo galak. Membuat Yongjae semakin tertawa terbahak melihat tingkah sepasang kekasih itu.

Sementara itu, tak jauh dari panti asuhan, berdiri seorang gadis dan seorang pemuda yang sedang mengawasi ketiganya dibalik pohon ek. Ah tidak, mungkin lebih tepatnya mengintip seseorang.

“Ji Hyun-ah, sudah malam, ayo kita pulang.” Ujar pemuda bertubuh tinggi dengan kulit seputih susu itu.

Merasa namanya dipanggil, Ji Hyun berbalik, menatap pemuda yang ada disampingnya itu dengan pandangan tidak suka. “Junhong-ah, kau berisik! Jika kau tidak mau menemaniku, pulang saja!” Usir Ji Hyun lalu kembali memperhatikan seseorang yang ada di dalam panti asuhan.

******BangHee Series******

Daehyun menyentuh pundak Gi Yun. Perlahan ia memeluk wanita itu, coba menenangkan. “Percayalah padaku. Aku hanya mencintaimu.” Lirihnya.

“Omong kosong! Aku sudah tidak percaya lagi padamu. Selama kau tidak mau mengatakan alasanmu yang sebenarnya, aku tidak akan percaya. Kau bahkan membohongiku habis-habisan demi gadis yang ternyata tidak memiliki setetes hubungan darahpun denganmu.” Gi Yun mendorong tubuh Daehyun.

Gi Yun kecewa. Sangat kecewa setelah mengetahui suami yang sangat dicintainya itu membohonginya. Bukan hanya kebohongan biasa, tapi kebohongan luar biasa tentang siapa jati diri gadis yang selama ini diakui sebagai adiknya.

“Kau mengatakan mencintaiku. Tapi di satu sisi kau juga ingin menjadi pahlawan untuknya? Menjaga dan melindunginya setiap saat, kau bahkan rela mengorbankan nyawamu untuknya. Jika kau tidak memiliki perasaan padanya, lalu itu apa? Katakan padaku itu apa!!!” Teriak Gi Yun frustasi. Amarahnya memuncak. Api cemburu benar-benar sudah menguasai hatinya.

“Sekarang kau pilih. Aku dan Hyun Ra atau gadis itu?” Gi Yun memberikan pilihan pada suaminya. Jadi Daehyun harus memilih antara keluarga dan tanggung jawab? Yang benar saja? Tidak bisa!

******BangHee Series******

SoHee tertunduk saat Himchan berhasil memaksanya masuk ke dalam mobil. Himchan mengangkat dagu SoHee. Himchan merindukan gadis itu, Himchan ingin melihat wajahnya.

“Kau menangis lagi?” Ujar Himchan. Entah itu sebuah pertanyaan atau pernyataan. Yang pasti, meski terdengar dingin, SoHee tau jika Himchan sangat mencemaskannya. Terlihat dari sorotan mata itu.

“Maaf, karna aku tidak bisa melakukan apapun untukmu.” Himchan menarik napas berat, lalu menarik SoHee ke dalam pelukannya.

“Kau hanya perlu melepaskanku.”

Empat kata yang meluncur dari bibir SoHee mampu membuat Himchan melepaskan pelukannya. Matanya berkilat merah. Melepaskan gadis itu? Melepaskan SoHee? Bagaimana bisa!! Bahkan jika dunia berhenti berputar, Himchan tidak akan pernah rela melepas gadis yang sangat dicintainya itu.

“Tidak akan pernah!” Ujar Himchan tegas.

“Jadi kau berniat membuatku mati tersiksa karna ulah orang tua dan tunanganmu itu?” Sahut SoHee cepat.

“Aku akan melepaskan semuanya.” Tukas Himchan yang sukses membuat SoHee melotot kaget. Seorang Kim Himchan akan melepaskan semua yang dimilikinya untuk bisa bersama SoHee? Himchan sedang tidak mengigau, kan? Atau mungkin hanya SoHee yang salah dengar?

“Kau tidak akan bisa melakukannya.” Lirih SoHee, hampir tak terdengar.

“Kenapa aku tidak bisa? Aku pasti bisa melakukannya!”

“Karna aku tidak ingin kau melakukan hal itu Himchanie!” Teriak SoHee. Gadis itu terlihat benar-benar frustasi. “Sekalipun kau bisa menentang ayah tirimu, tapi kau masih memiliki ibu dan adik yang harus kau jaga! Apa kau rela membiarkan mereka hidup menderita dijalanan!!”

Himchan menghempaskan tubuh SoHee. Rahangnya mengeras. Kentara sekali jika Himchan sangat `terluka` oleh ucapan SoHee. Begitupun SoHee, sekalipun hatinya menolak untuk mengatakan hal yang menyakitkan itu, namun ia harus melakukannya. Harus! Demi kebaikan mereka berdua. Ah tidak! Demi kebaikan pria itu. Pria yang sangat dicintainya itu.

SoHee memutuskan turun dari mobil, namun Himchan satu detik lebih cepat menarik tangan gadis itu. “Sampai kapanpun, hatiku tidak akan pernah rela untuk melepaskanmu, SoHee-ya.” Setetes air mata jatuh dipipi pria tampan itu. SoHee tau, itu sangat menyakitkan, tapi….

“Kau kejam!” Hanya itu kata yang bisa SoHee ucapkan sebelum gadis itu benar-benar meninggalkan Himchan.

SoHee berjalan tak tentu arah. Pikirannya kalut. Sungguh. Tidak ada hal yang lebih menyakitkan selain meminta orang yang kau cintai agar mencintai orang lain yang bahkan tidak sungkan untuk merebut orang yang kau cintai. Memangnya apalagi yang bisa SoHee rasakan ketika ia kehilangan orang yang sangat dicintai dengan seluruh jiwa dan raganya?

Ketika ia kehilangan, ah tidak, tapi melepaskan orang yang menjadi alasannya untuk tetap bernapas?

Dan bahkan kenyataannya adalah, bahwa SoHee-lah yang meninggalkan pria itu.

SoHee-lah yang menyerah akan keadaan.

SoHee-lah yang memutuskan semuanya memang harus disudahi saja.

SoHee-lah yang menyuruh pria itu tidak lagi mencoba, tidak lagi berusaha keras dalam hubungan mereka yang tidak ada titik terang sama sekali.

Jadi apalagi yang harus dia lakukan?

Oh tentu saja tidak ada.

Selain terus diam, berpikir betapa bodohnya dia, menyesali hal yang sudah ia lakukan. Meski ia tau itu sama sekali tidak membantu.

SoHee menghentikan langkahnya ketika rintik-rintik hujan mulai turun. Ia berteduh di tempat pemberhentian bus, dimana sudah banyak orang yang juga sedang berteduh sama seperti dirinya. SoHee merapatkan jaketnya saat angin mulai berhembus kencang. Samar-samar ia mendengar ponselnya berbunyi. Benar, Eun Soo yang sedang menelponnya.

“Kau sudah pulang?” SoHee mengulum sebuah senyuman saat didengarnya suara gadis di ujung telpon. Senyuman pertamanya hari ini.

“Bertemu denganku? Dimana?” Tanya SoHee sebelum menutup panggilan telponnya.

SoHee menghentikan taksi. Namun pandangannya teralih pada sosok pria yang berdiri disampingnya, yang juga sedang sibuk menerima telpon. SoHee menatap sekilas wajah pria itu, terlihat pucat pasi. SoHee yakin pernah melihat wajah pria itu sebelumnya. Tapi SoHee tidak yakin kapan dan dimana.

“Eomma kritis?” Hanya itu yang bisa SoHee tangkap dari pembicaraan pria itu dengan lawan bicaranya di telpon. SoHee mundur beberapa langkah. Sepertinya urusan pria itu jauh lebih penting. Menyangkut nyawa? Karna itu SoHee mempersilahkan pria itu masuk. Sedikit terkejut saat pria itu menyempatkan diri untuk menunduk pada SoHee sebelum tubuhnya menghilang dibalik taksi.

Sebuah sapu tangan jatuh saat taksi yang ditumpangi pria itu beranjak pergi. SoHee memungutnya dan memperhatikan sapu tangan itu baik-baik. Ada inisial huruf B di bagian ujungnya. “Bi? Hujan?” Gumamnya kemudian.

******BangHee Series******

Choi Ha Gun menatap cermin berukuran jumbo yang memantulkan kecantikan alaminya. Ha Gun sedang melakukan `pekerjaan` rutin yang harus ia lakukan setiap minggunya -perawatan rambut di salon. Ha Gun melirik ke samping kanan, dimana seorang gadis yang tak kalah cantik duduk disampingnya.

Choi Moo Hyun, gadis yang sedang sibuk membaca majalah itu adalah adik Ha Gun. Tinggi, paras, putih, bahkan raut wajah keduanya hampir sama. Yang membedakan keduanya hanyalah sifat mereka. Ha Gun yang lebih tua dua tahun dari Moo Hyun dikenal sebagai gadis yang memiliki sifat tenang, lembut, dan berpendirian kuat. Kepribadiannya juga baik. Berbeda dengan Moo Hyun yang egois, angkuh, dan ambisius.

“Ku dengar Himchan sudah mempermalukanmu di depan karyawannya. Kau yakin masih ingin bertunangan dengan dia?” Ha Gun menatap Moo Hyun dari pantulan cermin dihadapannya.

“Kau membuang-buang waktu dengan menanyakan sesuatu yang bahkan kau sendiri sudah kau tau jawabannya.” Jawab Moo Hyun tanpa sedikitpun mengalihkan pandangan dari majalah yang sedang dibaca.

“Aku hanya ingin mendengarnya langsung darimu.” Kilah Ha Gun.

“Kau sedang tidak berencana untuk menghancurkan pesta pernikahanku, kan?” Moo Hyun mengangkat kepalanya sedikit lebih tinggi, menatap Ha Gun sinis.

“Choi Moo Hyun!” Bentak Ha Gun.

“Ya, aku Choi Moo Hyun, kenapa?”

Ha Gun menarik nafas panjang. Tidak bisa. Ia tidak bisa melanjutkan pembicaraannya dengan Moo Hyun ditempat umum seperti itu. Gadis keras kepala itu bisa saja berbicara yang tidak-tidak. Dan Ha Gun tidak ingin itu terjadi.

“Kenapa diam? Apa kau masih memiliki perasaan pada calon suamiku, eonnie?”

Jleb. Ucapan Moo Hyun tepat sasaran. Membuat Ha Gun kesulitan bernapas. Bagaimana bisa adiknya itu membaca pikirannya? Atau Moo Hyun memiliki ilmu hitam? Atau gadis itu pernah belajar sulap? Atau…..?? TIDAK!!!!

“Aku tau itu dari buku diarimu.”

******BangHee Series******

Seorang gadis cantik duduk di atas kursi roda. Ia menatap wanita paruh baya yang sedang sibuk menyirami bunga-bunga Heath berwarna ungu yang tumbuh dihalaman samping rumah.

“Eomma, apa eomma pikir Himchan oppa akan baik-baik saja dengan pertunangan ini?” Tanya gadis itu ragu.

Wanita yang dipanggil eomma itupun menoleh. Menatap putrinya lembut lalu mendekat. “Sejujurnya eomma tidak tega melakukannya, tapi tidak ada lagi yang bisa kita lakukan sayang.”

“Aku pernah melihat Himchan oppa frustasi. Tapi aku tidak pernah melihatnya sehancur ini. Aku kasihan melihat Himchan oppa, eomma.” Gadis itu mulai terisak. Bagaimana tidak? Himchan yang biasanya terlihat tampan, segar, penuh semangat, berubah menjadi seseorang yang terlihat tidak pernah makan selama berbulan-bulan. Pipinya tirus, ada warna hitam di kelopak matanya. Dan minuman keras menjadi asupan wajib baginya.

“Ada apa ini?” Sapa Yong Hwan saat melihat anak dan istrinya berpelukan.

“Abeoji, aku mohon selamatkan Himchan oppa. Aku sedih melihatnya seperti itu. Tidak apa-apa jika aku harus hidup di rumah yang kecil. Tidak apa-apa jika kakiku lumpuh selamanya, asal Himchan oppa bisa kembali hidup.” Pinta gadis itu tulus. Himchan yang berdiri di balik pintu tidak sengaja mendengar ucapan adik satu-satunya itu. Adik yang selama ini ia acuhkan. Adik yang selama ini hanya dianggap… selalu merepotkan.

“Betty Kim, jika abeoji bisa, abeoji tidak akan pernah melakukan hal ini.” Yong Hwan mengelus pucuk rambut gadis yang dipanggilnya Betty itu. Sungguh, sekalipun Yong Hwan bukanlah ayah kandung Himchan dan Betty, tapi pria itu sangat menyayangi keduanya seperti anaknya sendiri.

“Anne, bisa kita bicara sebentar?” Yong Hwan meminta istrinya untuk ikut bersamanya.

“Ada apa?” Tanya wanita itu setelah keduanya berada cukup jauh dari Betty.

“Sepertinya sudah saatnya.” Yong Hwan menunduk, ragu. Raut wajahnya berubah murung. Matanya memerah dan ada genangan air disudut matanya.

“Apa dia….” Anne menggantungkan ucapannya. Rautnya mukanya juga berubah sedih dan khawatir.

“Aku hanya meminta izinmu.”

Anne maju selangkah, lalu memeluk hangat pria yang ada dihadapannya itu. “Silahkan. Aku mengizinkanmu. Bawa anak itu juga. Jika dia marah, katakan alasanmu yang sebenarnya.”

Yong Hwan mengangguk. Ia meremas pundak Anne lalu melepaskan diri dari pelukan wanita itu. “Terima kasih. Aku berangkat besok. Setelah semuanya selesai aku akan segera kembali.”

to be continue

27 Komentar

  1. nayaizbbb

    Yeeeeeeey!!! Akhirnya rilis juga BangHee Seriesnya.
    Aku koment apa yaa? Koment apa~ ga bisa koment *mangap aja lah😀 *

    BYG’nya masih misterius bagi SoHee…
    Bakal sangat menarik nie FF.
    Aaaaaaargh!!!!!!!!!!! Aku seneng bgt di situ SoHee berteman dgn EunSoo❤

    Cie~Cie~Cie.. EunSoo dan JongUp sudah menjadi kekasih❤ banget dech!😉

    HimHee lagi retak😦 aku merasa kasihan..
    Betty Kim bener2 berhati baik O:)
    Aaah semua Cast masuk dan semua dapat bagian #Salute buat Milanistred..

    BangHee Fighting!!!
    JongSoo Fighting!!!
    Milanistred Fighting!!!
    Astred Fighting!!!

    I Love You All (BangHee//BAPB2ST//moonyong)

    Di tunggu kelanjutannya milanistred dan sekali lagi Terima kasih dan Semangat!!!!!

  2. Eonnie… Aku boleh teriak dulu ngga???!!!!
    KYAAAAAAHHHHHHH!!! >.< Ya ampun!!! Betty Kim Betty Kim Betty Kim hahahahahaha :v agak aneh bacanya. Bukan bukan aneh ceritanya ato karna apa… Tapi Betty ngga pernah ikutan di FF apapun eh pas ikutan satu kali langsung ngakak sekaligus terharu gitu :') Makasih Eonnie❤ Aduh Betty jadi adiknya Himchannie Oppa~ ya ampun! Seneng banget hahahaha.
    Hmm Himchannie Oppa nganggep Betty merepotkan? Oke fix! Kita bukan sodara /plak Haha
    Betty baik banget yah? /memuji diri sendiri haha… Awalnya deg-degan duh jangan2 Betty ngga ada ini, eh di akhir Betty muncul yuhuuuuuuuuu!!!
    Pokoknya aku seneng banget!!! Makasih eonnie😀.
    .
    .
    Oke sekarang komentar tentang alur-nya /lama amat
    Aku selalu suka cerita yang eonnie buat🙂 pasti ngga mainstream (y) selalu di luar dugaan pokoknya😉. Aduh kasian Sohee keadaan dia sama Oppa bener2 ngebuat sedih T.T
    Moo Hyun, dia semoga ngga jahat deh hihihi.
    Buat Eun Soo eonnie… Pacarnya Jonguppie Oppa😀 Di awal part udah mecra banget ciiiiii scieeeee uhuy! Hahahaha…
    Betty emang baik, berbudi luhur dan cinta Himchannie Oppa :v, makasih ya eonnie? hohohoho..
    Ada Hyunra, Ga Hun(?) tau deh banyak lupa haha… Daehyunnie Oppa, Junhongie Oppa, Youngjae Oppa semuanya kkkkkkkkk~
    Pertemuan Sohee-appa selalu berkesan dan aduh keren deh. Ngga sabar mereka saling jatuh cinta dan yah bahagia selamanya /eh masih part 1 sabar kali –'' hoho.
    .
    .
    Pokoknya disini banyak banget castnya dan pasti eonnie bingung deh wkwkwk. Hebat banget bisa buat cerita dengan cast sebanak ini eonnie keren😀😀😀 hehe.
    Ngga sabar next part!
    Makasih uda bikin FF sekeren ini eonnie… Kita tunggu selanjutnya~
    BETTY (Kim) hahahaha

  3. seuki kim

    wooaahhh.. banghee’s comeback.
    saluut sama page ini. kalo bikin ff pasti cast nya banyak banget. tp endingnya pasti bagus n pas . semua cast dapet penyelesaian semua. good job!

  4. Run Evil Nur

    Agak bingung soalnya castnya banyak -__- tapi ceritanya bikin penasaran u,u lanjut thor

  5. Himchan & Daehyun berada di posisi yg sama *berdiri di antara dua pilihan*

    Jadi sohee bukan adek kandungnya daehyun?
    Jadi himchan bukan anak kandungnya yonghwan?
    Jadi ayamku? *kumat*

    Hehe^^ aku suka ff yg penuh konflik. Eonni yg semangat ya bikinnya~^^

  6. Dewi_chaki

    part 1 aj konflikx udh gini bgt😥 aku bngung koment gmn
    DAEBAAAAAKKKKKKK

  7. eonni anyeong…
    eonni jujur aj awal ny nmu ff eonni q g bgtu suka sma b.a.p….tp krn skrng sering bca ff eonni q pol suka b.a.p….gomawooooo.
    spertiny ank2 b.a.p sm bngt krakter ny m khidupan asli ny…itu yg bikin q suka eonni..
    next part ny d tungguin

  8. [review] Banghee Series
    saran :
    judulnya pan Banghee series nih, kalau yongguk ga dikenalin diawal pasti ntar dikira main cast lebih ke himchan (noooooooooooo ga relaaaaa) so, munculnya besok dibanyakin, jangan kaya bap attack deh hhahahaha
    kesan :
    pertama kali baca, udah yakin ceritanya ga bakal pasaran dan pasti entah kenapa Sohee jadi rebutan (envy beraaaaaat) -_-
    CHOI MOOHYUN keren beuuud!! kamu emang strong karakter!! hahahahaha *ketawa evil*
    sial banget itu himchan kayaknya sussah ditaklukin, dan pasti happy ending Himmoo bakal lamaaaaa bgt -_-. makasih membuat aku akan mantengin ini FF nyampe lagu satu album abis😀
    Giyun unnie emang spesial ibu rumah tangga ya? wkwkwkwk keren koooo , cantiiiiiik,,,anaknya cewe ya?
    karakter lain juga kiwoyoooooooo aaaaaaaaaaaakkkkkkkkk uppie !!!!!!! *ditabok naya*
    itu yang ngestalk jadian sama yongje atau zelo ya? zelo sama siapa nanti? betty kim? hehehehe
    unn, aku kehabisan kata-kata nih, bagus !
    eh unn aku jadi terinspirasi sama karakter dan ide cerita kamu, boleh ya kalo karakternya di kopi? ceritanya sih beda.. maksudku seorang antagonis yang jadi main cast gitu hehehe

    • nayaizbbb

      *tendang Momo* dari kemarin sampe skrg masih berani bawa2 my Uppie!!
      Cukup bawa aku saja >,<😀

      FF'nya memang bener2 keren! Dan setuju dgn koment Momo "ga pasaran" dan lebih bikin penasaran…

      • wkwkwkwk asal nendangnya sampe dikasur himchan aku rela kok😀
        tuh kan!! iya makanya si unnie kudu cepet apdetnya ya?ehhehehe

      • nayaizbbb

        Wew! Napsu amat >,< 😀 ogah ah! Ga jadi nendang.. enakkan di kamu wkwkwk

        Biar cepet update'nya kasih semangat ke SoHee eonni…

        Semangat eonni!!!😉 ❤❤❤

    • Eonni, yg ngestalk sama zelo itu ntar jadinya sama youngjae *spoiler* *maunya sih begitu~* hehe^^

  9. eonni anyeong…
    eonni jujur aj awal ny nmu ff eonni q g bgtu suka sma b.a.p….tp krn skrng sering bca ff eonni q pol suka b.a.p….gomawooooo.
    spertiny ank2 b.a.p sm bngt krakter ny m khidupan asli ny…itu yg bikin q suka eonni..
    next part ny d tungguin…semngat

  10. resti

    ❤ Banghee<3

  11. resti

    Apakah inisial “B” itu “Bang yongguk”????
    Kita nantikan saja capter selanjutnya,,,,,,,

    Akh,,,, makin penasarannnnnn
    Mb’ astred jangan lama2 wat post capter selanjutnya yea,,,,,,,😉

  12. Ira

    Wahh, eonni keren bisa bikin ff dengan cast sebanyak ini dan konflik yang beda2 pula,, Daebakk !!!
    Pertemuan BangHee berkesan banget..🙂
    Tapi aku masih bingung sama masalah keluarga Himchan,, -_-
    Oke deh , di tunggu loh next partnya eon…😀

  13. tia widhiarti

    Kasiann sohee,bersakit2 dahulu ktmu yongguk kemudian hehhe yang saput tangan nya jatuh yongguk kah???
    selalu ga sabar kalo menyangkut sohe dan yongguk kapan mereka ketemu lagi???hehee
    Itu ada apa dengan yonghwan n mau kemana???penasaran…ditunggu part berikutnya jangan lama2 okehhh fighting

  14. terima kasih semua *bow*

    yang baca aja bingung, apalagi yang buat hahahaha😀 jadi yang lagi bingung karna terlalu banyak castnya, selamat berbingung-bingung ria wkwkwkwk😄

    buat yang sudah ikut berpartisipasi kemaren, saya cuma BERUSAHA memasukkan semua pesertanya saja. Tentu saja yang daftar terlambat bukan jadi pemeran utama😛 jadi maaf jika ada kekurangan. ini masih chapter 1, masih ada 11 chapter lagi yang bisa bikin kalian harap-harap cemas. jadi mohon dengan amat sangat komentarnya untuk kebaikan tulisan saya, kritik saran juga selalu ditunggu🙂

    @Indri: woah saya terharu sekali😥 benarkah? saya pastinya sangat bersyukur sekali jika tulisan saya bisa membutmu penasaran dan akhirnya mulai mencari tau tentang apa dan siapa itu BAP, tapi hati-hati, sekali terperosok ke dalam pesona BAP susah bangunnya😀

    @MooHyun: silahkan, tapi kirimi royalti yakk kekekek~

    Oke, chapt 2 & 3 uda kelar, skrg saya mengerjakan chapt 4, dan saya ga akan ngasih tau kapan chapt 2 akan dipost, dengan begitu kalian akan penasaran dan ngstalk ini blog wkwkwk

    buat silent readers, semoga matanya gak bintintan, tapi idungnya aja wkwkwkwkw >,<

    • nayaizbbb

      Wow!!! Chapter 2&3 kelar!! Woww!!! Daebaak kak.. tinggal nunggu di posting huwaaaaaaa!! Ga sabar baca kelanjutannyaa…
      Keren lah!!!
      Fighting eonni!!!

    • hah????????? udah jadi??????? buruaaaan di apdeeet!!!!!!!!!!!!! cip cip cip

  15. akhirnya ketemu juga >_< duhh inget kata pria dengan badan atletis (Jongup) rasanya DagDigDug bkin melting hoho
    ff nya keren sangat eonn
    itu si sohee nemuin sapu tangan abang Gukkie inisal B uda pasti Bang Yongguk #Sotoy
    BangHee kapan dong face to face uda gk sabar

  16. nayaizbbb

    Terpaksa baca ulang dari awal..
    Menyedihkan! Masa mau baca yang chapter 3(apa 4 ya? Lupa) hp error lebih tepatnya BlackBerry ID yang error.. dan itu sangat mengganggu sesi membaca, setiap 5 detik kolom BBID muncul menutupi layar dari segala halaman…bikin sebal hati. #jadi curhat gini. maaf kak…

    Oke lah… aku ke chapter selanjutnya.. aku dah ketinggalan banyak bgt postingan di sini😦

  17. Choi Hye Jin

    Ga pernah bosen baca fanfict disini
    *Peluk cium authornim :* {} :*

  18. _A S_

    WOW~ DAEBAKK… I like your imagination thor

  19. #BangHee comeback plisss >_< i miss youuuu

  20. #BangHee #BangHee #BangHee❤❤

  21. rhaaa18

    Annyeong aku iraa reader baru disini, baru baca ff ini.. Suka banget ehh😀 keep writing yaa ;))

Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: