AstreDiaries

Forever With 비에이피 ♥ 방용국 ♥ Proud To Be a MILANISTI

Just Be Your Self


“No matter how hard the worLd is, as
Long as we have each other, its Like
heaven” – So Hee Quote

Author pov
“So Hee yg ku kenal bukan seperti ini. Kau benar2 manja. Kenapa kau jadi seperti ini? Apa kau bahagia memerankan dirimu sebagai SoRa?” Bentak seorang namja tampan pada yeojanya

“Oppa” isak sang yeoja, airmatanya mulai mengalir

“Aku MENCINTAI JUNG SOHEE, bukan JUNG SORA” namja itu smakin meninggikan suaranya dan memberikan beberapa penekanan dibeberapa kata agar yeoja itu mengerti maksud namja itu

“Kau yg ku kenal sekarang bukan SoHee tapi SoRa” namja itu berdiri, beranjak dari tempat duduknya ingin meninggalkan yeojanya

“Chamkhamman, apa kau fikir aku menginginkan ini oppa? Kl bukan karna appa yg meminta dan juga jika bukan karna penyakit eomma, aku tidak ingin seperti ini. Apa kau tidak tau aku sangat sakit menjalani ini semua!! Awalnya aku tidak menginginkanmu, sekarang aku bahkan berani mencintaimu. Seharusnya ini tidak boleh, ini salah. Kau adalah tunangan eonnie dan aku telah merebutmu darinya. Sekarang jika kau ingin pergi meninggalkanku, sembuhkan dulu hatiku. Agar aku tidak merasakan sakid sesakid ini, jadi aku bisa tetap hidup meski tanpamu” isak gadis itu dengan airmata yg terus membasahi pipinya.

Namja tampan yg ada didepannya hanya bisa diam dan menatapnya dingin. Entah apa yg menyebabkan pertengkaran sepasang kekasih itu.

“Aku yg akan mengatakan pada ahjumma dan ahjussi tentang dibatalkannya pertunangan kita” ucap namja itu. Kata yg cukup singkat, tapi tentu saja mengakibatkan efek yg besar pada yeoja yg masih menangis itu, dia hanya bisa menangis dan membungkam mulutnya dengan tangan mungilnya

***

Jung Soo pov
“Jeongmal mianhe So Hee-ah” Hanya itu yg bisa ku ucapkan dalam hati saat ini. Aku beranjak pergi meninggalkan gadis yg sangat ku sayangi itu. Dia terus saja menangis. Ku tekan beberapa nomr diponselku “neo eodiga?”
“Kutunggu ditempat parkir”
Setelah menunggu beberapa menit aku
melihat seorang ahjussi menghampiriku.

“Antarkan SoHee pulang kerumah dengan selamat. Dia masih ada didalam, setelah itu kembalilah kerumah bilang pada eomma aku tidak pulang malam ini, tidak usah menghawatirkan aku” perintahku pada supir pribadiku itu.

Aku tak sanggup melihatnya seperti itu. Bukan hanya dia yg sakit, aku juga merasakan sakid karna keputusan konyol yg kuucapkan secara mendadak tadi. Namun jika ini bisa membuatnya kembali seperti dulu, aku akan melakukannya, melakukan apapun untuk membuatnya menjadi yeoja evil yg dulu ku kenal. Meski dia liar, tidak sopan, bertindak sesuka hatinya dan ceroboh tapi aku menyukainya yg seperti itu. Bukan dia yg seperti sekarang ini.

Aku berjalan tak tentu arah. Kurasakan
ada sebuah tangan menepuk pundakku. ku lihat wajahnya, wajah yg sudah 2thn ini tak pernah ku lihat. “Park Shi Hoo, hyung” pekikku kemudian memeluk kakak laki-lakiku ini. “Kapan pulang? Knapa kau tidak memberitahuku? Setidaknya aku bisa menjemputmu dibandara. Lalu bagaimana kau tau kl aku ada disini?” tanyaku

“Aishh kau ini kl tanya satu2, apa kau
sangat merindukanku eoh” jawabnya dengan tersenyum. Laki-laki ini adalah kakakku yg slama ini mengurus bisnis appa di Cina. Dia adalah orang terdekatku. Melihatnya kembali, aku sangat senang karna aku sangat merindukannya, setidaknya saat ini aku memiliki tempat untuk bersandar

“Kau mau minum?” tawarnya
Aku hanya menggelengkan kepalaku,
aku memang sedih dan kalut tapi aku tidak suka minum. Hyungku ini memang slalu tau apa yg mengganggu
pikiranku.
“Tunggu sebentar, aku akan membeli
minuman lalu kita tidur di apartemenku
saja” ucapnya bergegas masuk ke
supermarket

Setelah membeli beberapa makanan
dan minuman, kami menuju apartemen
Shi Hoo hyung. Tidak banyak yg berubah dari apartmen ini, masih seperti yg dulu.
“Ah, capeknya” kubanting tubuhku diatas kasur yg empuk ini. Sebenarnya bukan badanku yg lelah, tapi hati dan
fikiranku. Semua hanya karna SoHee –
yeoja yg sudah ku buat menangis tadi

“Apa kau tidak mandi? Setidaknya basuh mukamu agar terlihat segar” kata
Shi Hoo hyung yg sekarang tidur disampingku. “Ada masalah lagi?” Tanyanya
“Eung. .Hyung, kau tau SoHee dan SoRa kan?” Tanyaku balik
“Ne, yeoja2 yg manis dari kluarga Jung
itu kan? Waeyo?”
Aku menarik nafas dalam-dalam kemudian mengeluarkannya perlahan, menerawang dan mencoba mengingat kejadian demi kejadian yg ku lalui setahun belakangan ini

*fLashback*

Author pov
Keluarga Park menghadiri undangan makan malam keluarga Jung. Keluarga Jung memiliki 2 orang anak, mereka adalah yeoja yg cantik dan manis dan memiliki karakter yg berbeda. Jung SoRa gadis cantik berambut pirang panjang dan berkulit putih itu terlihat
sangat feminin dan anggun. Dia sangat sopan, dia membantu Nyonya Jung untuk menyiapkan makan malam. Berbeda dengan adiknya Jung SoHee yg sangat tomboy. Dia tidak suka berurusan dengan dapur.

Park Jung Soo – anak kedua dari keluarga Park, melihat tingkah SoHee yg dirasanya sangat aneh, seharusnya
anak dari kluarga baik2 tidak melakukan hal2 konyol seperti itu, meski begitu dia tetap terlihat manis dan sepertinya namja itu malah tertarik pada yeoja berantakan itu. Namun berbeda dengan kedua orangtua mereka yg menginginkan Jung Soo berhubungan dengan SoRa. Dan ternyata makan malam ini adalah pembicaraan mengenai pertunangan
Jung Soo dan SoRa.

SoRa adalah anak kesayangan keluarga Jung. Sedangkan SoHee selama ini hanya menjadi bayang2 SoRa. Meski begitu SoHee sangat menyayangi kakaknya. Tidak pernah sedikitpun So Hee merasa iri pada kakaknya itu.
SoRa dan SoHee hanya berbeda 1thn.
Karna itu sekarang mereka kuliah di universitas yg sama, universitas SeungHo milik keluarga Park.

Setelah makan malam itu, seluruh
kampus ramai membicarakan pertunangan Jung Soo dan SoRa. Bagaimana tidak? Meraka adalah namja
dan yeoja populer di kampus. Jung Soo
dikenal sebagai namja tampan yg baik
hati, sopan, yg jelas sempurna dimata
yeoja. Sama seperti Jung Soo, So Ra pun
cantik dan pujaan banyak namja. Banyak yg mengatakan mereka sangat
cocok menjadi pasangan.

Sedangkan SoHee, dia adalah evil di kampus. Dia bersama Kyuhyun menjadi makhluk paling menyebalkan. SoHee
dan Kyu dua orang yg jahil, keras kepala, tidak mau mengalah. Mereka adalah sahabat sejak lama, sekalipun mereka setiap hari bertengkar dan
berteriak namun mereka tetap berteman baik, benar2 perpaduan evil yg sempurna.

Meski sudah tau bahwa dia akan bertunangan dengan SoRa, namun Jung
Soo tetap tidak bisa membohongi hatinya bahwa dia tertarik pada SoHee. Setiap ada waktu Jung Soo slalu berusaha menemui SoHee, meski hanya untuk menggoda gadis itu. Hingga saat itu terjadi. Jung Soo mengungkapkan perasaannya pada SoHee. Tanpa mereka ketahui SoRa mendengar
pembicaraan mereka. SoRa yg mencintai Jung Soo merasa sakit hati, karna namja yg dicintainya itu ternyata lebih menyukai adik kandungnya.

SoRa tidak bisa menerima kenyataan itu, dia mengendarai mobilnya secara brutal, mungkin karna cemburu, kecewa jadi satu, setelah mendengar pengakuan Jung Soo. Hingga dirinya mengalami kecelakaan dan meninggal. Smua anggota keluarga Jung shock mengetahui hal ini.

Keluarga Jung sekarang hanya memiliki 1 putri, yaitu Jung SoHee. Keluarga Jung yg sangat kehilangan SoRa, hingga membuat nyonya Jung sakit2an. Tuan
Jung yg tidak tega melihat istrinya depresi seperti itu meminta SoHee untuk mengubah penampilan dan kelakuannya seperti So Ra. Ini sangat berat bagi So Hee. Bahkan orangtuanya
mungkin lebih baik kehilangan So Hee daripada So Ra. Dengan berat hati So
Hee menuruti kemauan appanya.

SoHee mengubah rambut pendeknya dan meng-ekstension rambutnya, SoHee yg biasanya hanya memakai celana Jeans dan kaos casual sekarang lebih sering memakai dress, dia benar2 mengubah dirinya menjadi SoRa. Dan itu berhasil membuat eommanya sembuh. Namun hati SoHee smakin
tertekan, dan mulai saat itu, dia
mengubur dalam2 jati dirinya dan hidup
seperti SoRa.

Jung Soo pov
Seorang gadis tersenyum dengan sangat manis kepadaku. Tidak biasanya dia tersenyum semanis ini padaku.
“Oppa” sapanya saat tiba didepanku
DEG
Hatiku berdebar, SoHee memanggilku oppa. Biasanya dia hanya memanggilku Jung Soo, bahkan sering bersikap tidak sopan padaku. Tapi sekarang dia berubah bersikap manis, dan kulihat dia mengubah penampilannya. ada apa ini?
Sedikit pikiran buruk menghampiriku namun segera ku tepis jauh2.

“So Hee-ah neo gwancheanayo?” Tanyaku
“Ne oppa, kajja kita ke kantin” Dia
bergelayut manja padaku. Seminggu setelah kematian SoRa, keluarga kami bertemu dan ingin tetap melanjutkan pertunangan. Ya, tentu saja pertunanganku dan SoHee. Betapa
senangnya hatiku mengetahui
kenyataan ini. Bulan demi bulan berlalu, aku merasakan SoHee yg ku kenal sekarang berbeda dengan SoHee yg ku kenal dahulu. Dia sekarang lebih terlihat
seperti SoRa. Aku tidak nyaman dengan
ini. Aku menyukainya saat dia menjadi
dirinya sendiri. Bahkan Kyuhyun, teman
evilnya itu benar2 marah saat melihat
SoHee berubah seperti ini. Aku benar2 merindukan SoHee-ku. Awalnya aku masih memakluminya, tapi lama kelamaan aku menjadi gerah. Hingga pertengkaran terakhir kami tadi. Saat kami makan malam, Dia memakai dress yg pernah dipakai SoRa, dress yg
cukup terbuka, dia juga mengurai
rambutnya yg panjang. Suka? Tentu saja aku menyukainya, dia terlihat sangat cantik. Smua mata pengunjung yg lain tertuju pada keindahannya yg mempesona. Hingga membuatku merasa cemburu karna dia terlalu mengeksplore tubuhnya. Tapi bukan seperti ini yg aku inginkan. Aku menginginkannya seperti dulu, sederhana dan apa adanya.

Ku lepas jasku dan memakaikannya ke tubuhnya untuk menghalangi tatapan dari namja lain yg terus saja menatapnya. Setelah aku memesan makanan kesukaannya dia sama skali
tidak mau makanan ini itu, dia minta
pindah ke Restoran lain. Padahal yg aku
tau ini adalah Restoran favoritnya, tapi
knapa ia meminta pindah ke Restoran
favorit SoRa. Aku mencoba menyuapinya tapi dia menepis tanganku. Aku benar2 sudah muak. Itu
bukan dirinya. Itu bukan SoHee, tapi itu
adalah SoRa.
“So Hee yg ku kenal bukan seperti ini.
Kau benar2 manja. Kenapa kau jadi
seperti ini? Apa kau bahagia memerankan dirimu sebagai So Ra?”
Bentakku

“Oppa” isaknya, airmata mulai keluar
darimatanya
“Aku MENCINTAI JUNG SOHEE, bukan SORA” ku tinggikan suara dibeberapa kata agar dia mengerti maksudku
“Kau yg ku kenal sekarang bukan SoHee tapi SoRa” aku beranjak berdiri
ingin meninggalkannya

“Chamkhamman, apa kau fikir aku menginginkan ini? Kl bukan karna appa yg meminta dan juga jika bukan karna penyakit eomma, aku tidak ingin seperti
ini. Apa kau fikir aku tidak menderita oppa? Awalnya tidak menginginkanmu, namun sekarang aku bahkan mencintaimu. Seharusnya ini tidak boleh, ini salah. Kau adalah tunangan eonnie dan aku telah merebutmu darinya. Sekarang jika kau ingin pergi
meninggalkanku, sembuhkan dulu
hatiku. Agar aku tidak merasakan sakid
sesakid ini, jadi aku bisa tetap hidup
meski tanpamu” isaknya.

Benar2 membuat hatiku bergetar. Sebenarnya aku tak tega membuatnya
menangis seperti itu. Namun jika ini yg terbaik yg bisa ku lakukan untuk merubahnya kembali menjadi yeoja evil,
aku akan melakukannya

*fLasback end*

“Sudah, aku tau bagaimana
perasaanmu. Aku akan mencoba membantumu sebisaku. Sekarang
istirahatlah” ucap Shi Hoo Hyung sembari menepuk pundakku, mencoba
menenangkanku
“Gumawo hyung, kau memang slalu bisa diandalkan” lirihku

***

So Hee pov
Malas sekali rasanya bangun pagi ini.
Mataku sulit untuk terbuka. Mungkin karna efek terlalu banyak menangis
semalam. Ku lihat poselku tidak ada pesan ataupun panggilan dari Jung Soo
oppa, sepertinya dia benar2 marah padaku. Aku harus cepat2 mandi lalu
sarapan, pasti Jung Soo oppa tidak menjemputku, jadi aku harus berangkat
sendiri. Ku langkahkan kaki dengan cepat ke kamar mandi

-skip-

“Oppa” aku memanggil seorang namja yg menurutku masih menjadi tunanganku itu. “Wae?” Ucapnya dingin
“Kajja ke kantin” ajakku
“Andwae, aku lebih senang disini” jawabnya tanpa menatapku sedikitpun
“Arra, aku masuk kelas duluan” pamitku, dan tak ada jawaban darinya

Aku melihatnya mengerjai teman2nya. Aish jahil skali dia. Tidak hanya itu, Aku
hanya tersenyum melihatnya melakukan hal2 konyol seperti itu. Ah aku dulu juga seperti itu, apa aku juga terlihat konyol seperti itu? Gumamku

“Dia Jung Soo – angel – di universitas kita ini kan? Kenapa dia sekarang menjadi – evil – sepertimu dulu? Sepertinya virus evil yg menyerangmu itu berpindah kepadanya” ucap Kyuhyun, entah sejak kapan sahabatku itu duduk disampingku. Tapi sepertinya dia memperhatikanku melihat Jung Soo
oppa

“Tadi pagi2 skali dia sudah datang kerumahku, dia benar2 menggangguku. Dia tanya banyak hal tentangmu. Ah maksudku tentang ke ‘evil’-anmu dulu. Dia ingin kau menjadi SoHee yeoja ‘evil’ yg dulu, bukan SoHee yg sekarang. Bahkan seorang angel seperti Jung Soo rela menjadi ‘evil’, lalu apa aku perlu menjadi ‘angel’ dan menggantikan Jung Soo sekarang? Ah ku rasa aku tidak pantas. Kembalilah seperti dulu SoHee-ah, kami merindukanmu” Kata2 Kyuhyun membuatku menyadari 1 hal,
“menjadi orang lain tidaklah menyenangkan, setiap hari berpura-pura munafik, dan menjadi diri sendiri itu lebih menyenangkan meski tidak ada yg menyayangi tapi setidaknya kita
bahagia”

Akan ku coba sedikit demi sedikit
kembali menjadi SoHee yg dulu. Meski
ini sedikit berat, tapi akan ku coba.
“Gumawo kyunnie”

-skip-

“Oppa, hari ini aku pulang sendirian. Maukah kau mengantarku” tanyaku sambil terus mengikutinya yg berjalan
cepat didepanku “Berhenti” bentakku yg kini sudah ada didepannya. Ku gembungkan pipiku menahan udara yg ada dimulutku seperti kebiasaan yg ku lakukan dulu. Dia hanya mengernyit heran “Ne” hanya itu yg keluar dari mulutnya. Aku menunggunya didepan kampus, sedangkan dia masuk ke dalam mobil sport merah yg terparkir di tak jauh dari tempatku berdiri. Atapnya mobilnya dibuka, aish padahal dulu saat aku menumpang mobilnya dia tidak mau membukanya.

Ckiiiitttt
Mobil merah sport itu sudah berhenti
didepanku, saat aku ingin membukanya
tiba2 mobil itu melaju cepat dan berhenti cukup jauh dari tempatku
berdiri “Ya! Oppa! Apa yg kau lakukan” teriakku. Aku berlari menghampiri mobil Jung Soo oppa yg sudah berada didepanku, saat aku ingin membuka pintu mobil sekali lagi dia men-gas mobilnya hingga berada puluhan meter ada didepanku “Ya! Neo! Jeongmal napeun namja! Mati kau” Bentakku, sepertinya sekarang dia
benar2 seperti ‘evil’ yg slalu menggodaku. Dia berhasil
membuat sisi ‘evil’ku kembali.

Saat aku berlari kembali menghampiri
mobil namja sialan itu, aku tak menyadari bahwa ada mobil yg melaju kencang dari arah kiri dan
BRUG!!!!
Semuanya jadi gelap

***

Author pov
Kembali keluarga Jung dan keluarga
Park berkumpul. Namun kali ini bukan dalam acara makan malam yg bahagia,
namun berkumpul di depan ruangan yg
bertuliskan ‘UGD’ di sebuah RS.
“SoRa, SoRa, bagaimana ini yeobo. Knapa hal ini bisa kembali terjadi” ucap nyonya Jung pada suaminya. Sedangkan suaminya hanya bisa menepuk-nepuk punggung istrinya untuk menenangkan dan memberi kekuatan.

Jung Soo yg mendengarkan perkataan
nyonya Jung menangis tersedu. “Dia bukan SoRa ahjumma, Dia SoHee. Knapa kau slalu memanggilnya So Ra?
SoRa sudah meninggal. Apa SoHee harus meninggal dulu agar kalian sadar
eoh?” Ucap Jung Soo dengan suara
bergetar.

“Apa maksudnya yeobo?” Tanya nyonya
Jung pada suaminya.
“Ahjumma tolong sadarlah. SoRa sudah
meninggal 1thn yg lalu, dan sekarang
yg ada di dalam itu adalah SoHee. Apa
kau tidak mengenal SoHee? Dia juga
anakmu. Anak yg slalu kau sia2kan dan
kau lupakan” kali ini Jung Soo lebih
meninggikan suaranya

“Jung Soo sudah hentikan. Istriku belum
siap menerima kabar ini” potong tuan
Jung
“Belum siap? Ahjussi, ini sudah 1thn
sejak kematian SoRa. Kl sekarang
ahjumma belum siap, kapan kalian akan
siap menghadapi kenyataan ini?
Mengorbankan SoHee. Apa kalian
pernah sedikit saja memikirkan
perasaannya” kaki Jung Soo terasa
lemah setelah mengatakan smua itu.
Dia terduduk lemah. Park Shi Hoo
menenangkan adiknya, sedangkan
keluarga Park menenangkan keluarga
Jung.

Krieeettt
Seorang dokter keluar dari ruang UGD,
“operasinya berhasil, tapi kondisinya
masih kritis.banyak2 berdo’a saja agar
dia segera melewati masa kritis” jelas
dokter tsb.
“Bolehkah saya melihatnya dok?” Tanya
Jung Soo antusias
“Sebaiknya jangan dulu. Nanti saja kl
sudah pindah ke kamar inap” dokter itu
menepuk pundak Jung Soo lalu meninggalkan kedua keluarga tsb.

2 jam berlalu pintu UGD kembali terbuka. Suster memindahkan SoHee dari UGD ke kamar rawat inap.
“Bagaimana keadaanya suster?” Tanya tuan Jung
“Pasien sudah melewati masa kritis. Jadi kami pindah ke kamar rawat” jelasnya
“Berikan perawatan yg terbaik buat anak kami suster. Berapapun biayanya akan kami bayar asal SoHee kami selamat” kali ini nyonya Jung buka suara

Jung Soo yg mendengarnya langsung
memeluk nyonya Jung
“Khamsahamnida Ahjumma, Jeongmal khamsahamnida”
“Tidak perlu berterima kasih nak, selama ini aku yg salah. aku harusnya yg berterima kasih karna kau sudah
mengingatkanku” balas nyonya jung

***

Jung Soo pov
Aku mencubit kedua pipi yeojaku ini.
Berharap dia cepat sadar. Ini smua karnaku. Kl saja aku tidak menggodanya tadi dan menyuruhnya cepat masuk ke dalam mobil, ini pasti tidak akan terjadi. Ku genggam erat tangannya. Lihatlah, dia lucu skali. Aku suka kebiasaannya yg menggembungkan pipi itu. Aku jadi
mengikuti kebiasaan anehnya itu. Tiba2 matanya terbuka sedikit demi sedikit lalu terbuka seutuhnya. Menajubkan, Dia memelototiku “Apa yg kau lakukan
eoh? Kenapa kau melihatku seperti itu? Kau ingin mati?” itu kata pertama yg
kluar dari mulutnya setelah siuman.

Dia sangat kasar skali bukan? Tapi aku
sangat menyukainya, Dia sudah kembali, SoHee-ku. Aku memeluknya
erat dan smakin erat. Tidak memperdulikan orang2 dibelakangku yg berdehem melihat kelakuanku. Yg kurasakan hanya bahagia
“Kau sudah bangun chagi? maafkan
eomma SoHee-ah” ucap Jung ahjumma.
Dan yeojaku itu hanya bisa menangis.

Setelah smua sudah mulai membaik, aku ingin mengatakan sesuatu. Aku tidak ingin menundanya lagi “Eomma, appa, ahjumma dan ahjussi Jung, aku
ingin segera menikah dengan SoHee”
ucapku memelas

Pletak
“Ya! Kau ini. Aku saja belum menikah”
sungut Shi Hoo hyung. Sedangkan eomma dan appa hanya tertawa. Sedangkan yeoja yg aku cintai itu bahkan tidak menatapku,
“Ah siapa Lelaki tampan itu? Apakah Shi Hoo oppa, sejak kapan kau pulang? Kenapa aku tidak bertemu denganmu saja dulu?” Lanjutnya dengan wajah aegyo-nya itu

“Apa kau menyukaiku? Apa kau melupakan seseorang yg sangat menjengkelkan” jawab kakakku berusaha menghampiri yeojaku.
“Emm, sepertinya begitu” dia tersenyum manis pada hyungku dan hyungku terus mendekat pada wanitaku itu, aku terus agar menjauh
dari yeojaku.kenapa mereka begitu menjengkelkan? Aish!!
“Ya! Kalian ini apa2an eoh” pekikku

***

Author pov
Setelah memperingati 2thn kematian SoRa, kini 2 keluarga kembali berkumpul. Keluarga Jung dan keluarga Park kembali bertemu. Makan malam yg
hangat, para orangtua berkumpul dengan orangtua, sedangkan anak2 mereka sibuk dengan urusan mereka masing2. Kali ini Park Shi Hoo sudah menemukan pasangan – Shin Min Ah. Mereka melihat pasangan angel – devil
yg ada didepan mereka sedang bertengkar seperti anak kecil.

“Chagi-ah, bisakah kau diam? Aku ingin mengatakan sesuatu padamu. Knapa kau tidak bisa diam?” rengek Jung Soo
“Katakan saja, aku akan mendengarnya” jawab SoHee singkat
“Aish, sepertinya aku harus kembali
mengeluarkan setan yg ada didalam
diriku untuk menghentikanmu” Jung Soo berlari secepat kilat ke arah SoHee.
Menggandeng yeoja itu dan menghimpitkannya ke dinding. Sekuat apapun SoHee mendorong Jung Soo
tetap saja dia tidak bisa mengalahkan
tangan kekar milik Jung Soo

“Diamlah” bisik Jung Soo ditelinga SoHee membuat gadis itu terdiam seketika.
“Kau gadis aneh dengan segala tingkah
lakumu. Berani-beraninya kau mencuri hatiku dan mengambil ciuman pertamaku. Mulai tahun depan
bersiaplah menjadi ibu dari anak2ku dan bersiaplah melihat wajah tampanku
disaat kau terbangun dan menjelang tidurmu. Karna hari ini, aku akan melamarmu dihadapan kedua orangtuamu. Akhir tahun ± 1bln lagi,
setelah itu kau akan menyandang gelar sebagai nyonya Park, jadi bersiaplah

CHUP~”

SoHee hanya terdiam mendapat
perlakuan ‘evil’ dari namjanya itu.
Mungkin karna shock. Dia tidak menyangka seorang ‘angel’ seperti Jung
Soo bisa juga ‘evil’
“Kau lihat chagi, begitulah saat ‘angel’
jatuh cinta pada ‘evil’ dan juga sebaliknya. Mereka sangat kekanakan
bukan?” Park Shi Hoo menatap wajah
kekasihnya dengan lembut dan CHU~
Kakak beradik keluarga PARK itu telah
menemukan tambatan hatinya. Semua
berakhir bahagia.

-END-

Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: